Presiden Jokowi Membuka Pameran Koleksi Seni Rupa Istana
Presiden Jokowi menandatangani buku "17|71: GORESAN JUANG KEMERDEKAAN", karya kurator Mikke Susanto dan Rizki A. Zaelani, pada Pembukaan Pameran Lukisan GORESAN JUANG KEMERDEKAAN, Senin (1/8), di Galeri Nasional, Jakarta. (Foto: Jay)

Jakarta, Seruu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Pameran Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia bertajuk "GORESAN JUANG KEMERDEKAAN", yang digelar di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (1/8) pagi.

Pada sambutannya Jokowi mengungkapkan bahwa koleksi benda seni Istana, seperti lukisan dan sebagainya jumlahnya banyak sekali. Lukisan saja jumlahnya kurang lebih ada 3.000 buah.

"Ini hampir, hampir semuanya adalah koleksi Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, yang selama ini hanya disimpan," ujarnya.

Menurut Presiden Jokowi, di dalam Istana Merdeka ia melihat banyak yang disimpan, yang dipajang juga hanya sedikit. Sementara yang di Istana Bogor ada satu gudang, juga hanya disimpan di gudang. Yang dipajang juga hanya sedikit.

"Masyarakat tidak bisa menikmati, masyarakat tidak bisa menghargai, mengapresiasi, sehingga masyarakat tidak merasa ikut memiliki. Inilah kenapa pada hari ini kita pamerkan," ujar Presiden.

Padahal, lanjutnya, dari tema-tema lukisan tersebut, masyarakat bisa belajar banyak. Terutama generasi muda bisa belajar banyak, bisa memetik nilai-nilai keutamaan, nilai-nilai perjuangan, nilai-nilai persatuan dan juga mereka bisa membangun, bisa membayangkan, membangun imajinasi yang indah tentang bangsa Indonesia, tentang tumpah darah Indonesia, tentang sopan satun dan kehalusan budi masyarakat Indonesia dan tentang peradaban kita.

"Saya berharap Pameran Lukisan Koleksi Istana ini bisa menginspirasi kita semuanya. Bisa memicu dan memacu semangat kita. Bisa memperkuat karakter bangsa, agar nantinya kita menjadi bangsa pemenang," kata Jokowi seraya menuturkan, bahwa tantangan ke depan semakin berat dan tidak mudah.

Ke depan, tambahnya, insya Allah semakin banyak koleksi lukisan dan benda seni Istana yang bisa dipamerkan dan dinikmati masyarakat.

"Semoga langkah tersebut menjadi bagian tugas sejarah kita untuk membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang yang berdaulat, yang mandiri berdedikasi, berdaya saing, dan sejahtera," pungkasnya.

Pembukaan Pameran Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia itu juga diikuti dengan peluncuruan buku oleh Presiden Joko Widodo "17|71: GORESAN JUANG KEMERDEKAAN", yang ditulis oleh Mikke Susanto dan Rizki A. Zaelani.

Pameran kali ini menampilkan 28 karya dari 20 pelukis dan 1 karya Presiden Sukarno, yang dibagi dalam 3 kategori narasi, diantaranya karya Raden Saleh, Affandi, S. Sudjojono, Hendra Gunawan, Basoeki Abdullah, Dullah, Trubus Sudarsono, Sodjono Abdullah, Haridjadi S., Kartono Yudhokusumo, Henk Ngantung, dan Gambiranom.

[hs]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar