Investasi Tumbuh 17,8 %, Jokowi Tetap Minta Evalusi PTSP di BKPM
Presiden Jokowi bersama Wapres JK, memimpin Sidang Kabinet di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (23/8) siang.

Jakarta, Seruu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rapat Terbatas (Ratas) membahas evaluasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), di Jakarta, Selasa (23/8) mengemukakan, meskipun data investasi tahun 2016 menunjukkan kenaikan 17,8 persen dibanding 2014, PTSP di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) harus selalu dievaluasi.

Presiden menegaskan, PTSP bukan hanya semata-mata loket yang ada di satu lokasi, namun bila masih harus menunggu lama untuk apa. "Untuk perbaikan-perbaikan, untuk pembenahan-pembenahan, utamanya kecepatan dalam pelayanan investasi agar lebih baik lagi," tambah Jokowi.

Ia meminta sekali lagi kepada seluruh kementerian/lembaga (K/L) penerbit perizinan yang berkaitan dengan penanaman modal, ini mulai diberikan, dan Kepala BKPM mulai ditarik saja agar kecepatan ini lebih cepat lagi sehingga investor tidak perlu berkeliling di setiap kementerian.

Presiden juga meminta agar keterpaduan antara PTSP di pusat, di daerah harus betul-betul terlihat. "Jangan sampai nanti pusat cepat, daerah masih lama. Atau pusatnya lama, daerah cepat," tandas Presiden.

Oleh sebab itu, lanjut Presiden Jokowi, semua harus dilihat dan harus ada standardisasi pelayanan investasi yang betul-betul tersinergi dan terkoordinasi antara pusat dan daerah.

Jokowi juga berharap agar terus monitoring, pengawalan terhadap proses-proses investasi ini benar-benar dilakukan, diidentifikasi, dicarikan solusi sehingga tidak ada lagi kata investor kesulitan proses sebuah perizinan.

[hs]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar