Presiden Jokowi Laporkan Cinderamata Dari Pengusaha Rusia ke KPK
Cinderamata dari pengusaha Rusia yang diserahkan Presiden Jokowi kepada KPK di gedung KPK, Jumat (28/10).

Jakarta, Seruu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaporkan 3 macam cindera mata (hadiah) yang diterimanya dari perusahaan minyak swasta asal Rusia, Rosneft kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Darmansyah Djumala.

"Isinya ada 3 macam diberikan secara berkala, ada lukisan, dalam beberapa waktu diberikan lagi tea set, kemudian yang ketiga plakat. Tiga hadiah inilah yang kami laporkan kepada Pak Agus Rahardjo," ungkap Darmansyah, Jumat (28/10) siang di Gedung KPK, Jakarta.

Hadiah-hadiah itu, jelas Darmansyah, diberikan melalui pihak ketiga di Indonesia, yakni PT Pertamina (Persero) secara bertahap setelah kembali dari kunjungan ke Rusia, "Cek saja tanggalnya berapa. Tetapi tidak langsung ke Pak Presiden, tetapi melalui pihak ketiga, yaitu Pertamina," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi pernah bertemu dengan CEO Rosneft, Igor Sechin, di Hotel Radisson Blu, Sochi, Rusia (20 Mei 2016) ketika melakukan kunjungan kerja ke Rusia pada 19-20 Mei 2016 yang lalu.

Selanjutnya Darmansyah mengatakan, penyerahan hadiah itu ke KPK merupakan instruksi langsung dari Presiden Jokowi pada Jumat (28/10) pagi.

"Bapak Presiden menginstruksikan kepada saya melaporkan hadiah ini kepada Ketua KPK langsung, dan saya sudah serahkan tadi. KPK tentu akan melanjutkan serta memproses lebih lanjut sesuai dengan standar yang berlaku," kata Darmansyah.

Ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, pada 3 Mei 2013 lalu, Jokowi juga pernah mengembalikan hadiah berupa gitar bass 'Ibanez' dari personil band asal Amerika, Metallica yang ingin menggelar konsernya di Jakarta.

[hs]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar